Beranda » analisa » NTPi, Indikator Kesejahteraan Pembudidaya Ikan

NTPi, Indikator Kesejahteraan Pembudidaya Ikan

TWITTER

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

Anda Pengunjung ke

  • 104,121

Arsip

Alexa

>

Review www.omahtani.wordpress.com on alexa.com

Nilai tukar pembudidaya atau biasa disebut sebagai NTPi adalah pengukur kemampuan tukar barang-barang (produk) perikanan budidaya dengan barang dan jasa yang diperlukan pembudidaya untuk konsumsi rumah tangga dan keperluan dalam memproduksi produk perikanan budidaya. NTPi merupakan perbandingan antara Indeks harga yg diterima pembudidaya (It) dengan Indeks harga yg dibayar pembudidaya (Ib),untuk konsumsi rumah tangganya dan keperluan dalam memproduksi produk perikanan budidaya.

Secara rumus NTPi dijabarkan sebagai berikut :
NTPi = (It/Ib) x 100
Dimana:
NTPi = Nilai Tukar Pembudidaya
It = Indeks harga yang diterima pembudidaya
Ib = Indeks harga yang dibayar pembudidaya

NTP > 100, berarti pembudidaya mengalami peningkatan daya beli karena kenaikan harga produksi lebih besar dari kenaikan harga input produksi dan konsumsi rumahtangganya.

NTP = 100, berarti pembudidaya mengalami impas. Kenaikan/penurunan harga produksinya sama dengan persentase kenaikan/penurunan harga input produksi dan barang konsumsi rumahtangganya
NTP< 100, berarti pembudidaya mengalami defisit/penurunan daya belinya, karena kenaikan harga produksi relatif lebih kecil dibandingkan dengan kenaikan harga input produksi dan barang konsumsi rumahtangganya.

NTPI merupakan hasil bagi It/Ib x 100, akan menghasilkan angka <100 ; sama dengan 100 dan >100 tergantung It itu lebih kecil atau lebih besar dari Ib. Angka indeks yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai indikator peningkatan kemampuan tukar produksi dengan barang &jasa yang dibeli untuk keperluan produksi dan konsumsi rt, dapat dlihat perkembangan Indeks. Sehingga dengan melihat angka NTPi dapat dilakukan penentuan kebijakan di bidang perikanan budidaya.

NTPI naik berarti kenaikan It lebih tinggi dari kenaikan Ib (atau penurunan It lebih rendah dari penurunan Ib). Perhatikan kenaikan It ,apakah karena produksi sedang turun (adanya musibah, terkena hama dsb). Perhatikan juga komoditi yang mempunyai bobot kenaikan terbesar,dan komponen biaya serta konsumsi yang mempunyai bobot tertinggi sehingga dapat diketahui sebab naiknya NTPi.

Ketika NTPI turun yang berarti kenaikan It lebih rendah dari kenaikan Ib maka perlu adanya kebijakan seperti subsidi pakan, bibit, dan lain-lain. Jika It cenderung turun perlu kebijakan tata niaga, perlu beberapa subsidi untuk mengurangi ketergantungan pada juragan-juragan. Kenaikan Ib yang significan, perlu bantuan pemerintah untuk meningkatkan daya beli pembudidaya ikan.

Jadi dengan hanya melihat angka yang ditunjukan NTPi dapat dilihat tingkat kesejateraan pembudidaya ikan dan dengan NTPi juga dapat dilihat kebijakan apa yang diperlukan untuk pembangunan perikanan budidaya kedepannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: