Beranda » azolla » Peternak Lele Palu Kembangkan Pakan Dari Azola

Peternak Lele Palu Kembangkan Pakan Dari Azola

TWITTER

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Anda Pengunjung ke

  • 97,560

Arsip

Alexa

>

Review www.omahtani.wordpress.com on alexa.com

Seorang peternak lele di Kota Palu mengembangkan pakan lele yang terbuat dari tumbuhan yang hidup mengapung di air jenis azola (azolla microphylla).

Yoga (27), warga Jl Dewi Sartika, Kecamatan Palu Selatan saat ditemui di rumahnya, Minggu mengaku baru mengembangkan pakan jenis ini sejak beberapa bulan lalu.

Untuk membuat pakan lele itu, Yoga mendatangkan azola dari Purwokerto, Jawa Tengah.

Di Purwokerto rata-rata peternak ikan lele telah menggunakan rumput sebagai pengganti pakan ikan buatan pabrik.

Ia mengatakan, di Palu hingga kini belum ada peternak yang menggunakan pakan lele dari azola, padahal, pengembangkan azola sebagai bahan pakan lele sangat mudah dan dan tidak membutuhkan kolam yang luas.

Pertumbuhan dan perkembangannya pula sangat cepat jika kondisi sesuai dengat syarat hidup azola yakni suhu udara 21 hingga 28 derajat Celcius.

“Saya sendiri awalnya mengembangkan pakan alternatif itu hanya satu gengaman tangan atau sekitar 200 gram dalam kolam yang terbuat dari terpal berukuran 3×4 meter,” katanya.

Sekarang ini pakan alternatif ikan lele tersebut sudah berkembang dalam jumlah besar dan ini menjadi makanan utama ikan lele.

“Saya tidak menggunakan pakan pabrikan (pelet). Hanya rumput ini tetapi ikan lele cepat besar dan beratnya sama dengan menggunakan pelet,” katanya.

Dalam jangka waktu yang sama yaitu tiga bulan, ikan lele sudah bisa dipanen dan dijual dengan berat sekitar 200 gram per ekor. Harga ikan lele di pasaran saat ini berkisar Rp25.000,00 per kilogram.

Yoga mengaku, banyak keuntungan menggunakan pakan alternatif antara lain menekan biaya produksi sampai 40 persen dan lele yang dihasilkan tidak mengandung kolestrol.

Menjawab pertanyaan, Yoga mengatakan, di Pulau Jawa harga rumput azola Rp30.000,00 per 200 gram.

Di Palu, ia tidak menjual azola tetapi membagikan gratis kepada siapa saja yang membutuhkannya. Karena masih baru, belum banyak orang yang mengetahuinya.

Ia berharap suatu saat semakin banyak orang yang mengetahuinya dan mengembangkan pakan alternatif ikan lele tersebut sehingga mereka paling tidak bisa mengurangi biaya pakan.

Sementara khasiat mengkonsumsi ikan lele antara lain membantu pertumbuhan tulang anak, menyerap kalsium, menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh, memelihara fase pertumbuhan anak supaya tidak berlemak.

Juga menghasilkan antibodi, hormon dan enzim, membantu perbaikan jaringan, membantu pembentukan kalogen dan melindungi anak dari virus herpes.

Akibat banyak orang yang belum mengetahui manfaat makan ikan lele sehingga mereka lebih memilih mengkonsumsi ikan air tawar seperti ikan mas, mujair dan gabus. ((BK03)


1 Komentar

  1. ajy mengatakan:

    Wah bagus tuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: